for everyone |

PALESTINA, SEBUAH TSUNAMI KEMANUSIAAN MENYAMBUT GELOMBANG SOLIDARITAS
Tragedi kemanusiaan ini terlanjur sudah menjadi tontonan keseharian masyarakat dunia. Kekuatan penghancur tragedi kemanusiaan ini adalah mesin teknologi membunuh yang paling canggih, yang paling modern yang pernah dimiliki manusia yang menganggap dirinya paling modern saat ini. Peradaban manusia saat ini telah tersungkur ke titik nadir, peradaban para penguasa rakyat dunia yang biadab tak bermoral.
Perang brutal atas Gaza Palestina adalah sebuah bencana kemanusiaan modern! Mengapa demikian? karena dampak dan risikonya adalah malapetaka bagi penghancuran eksistensi manusia secara umum dan secara khusus adalah rakyat lemah tak berdosa bangsa Palestina. Semua manusia yang masih bersepakat bahwa dirinya adalah manusia di muka bumi ini, pasti akan merasakan betapa kejahatan perang ini telah merusak sekaligus menggugah dan membakar emosi nurani dan moral kemanusiaan paling dasar yang kita miliki. Perang ini sama sekali tak mengenal belas kasihan. Tak ada perikemanusiaan. Tak ada yang sanggup menghentikan tragedi ini dengan segera. Pengrusakan atas kemanusiaan terus saja berlangsung, bahkan makin sadis.
Otoritas perang sama sekali tak mengizinkan siapapun memberikan pertolongan bantuan dalam bentuk apa pun. Siapa yang coba berani memberikan bantuan kemanusiaan maka penguasa dunia akan menyebutnya teroris atau pendukung teroris. Biadab sekali manusia. Menjadi bukti firman Allah SWT bahwa perilaku menyimpang manusia memang bisa lebih keji, lebih keji dari binatang paling buas sekalipun. Sehingga tragedi kemanusiaan ini terlanjur sudah menjadi tontonan keseharian masyarakat dunia. Kekuatan penghancur tragedi kemanusiaan ini adalah mesin teknologi membunuh yang paling canggih, yang paling modern yang pernah dimiliki manusia yang menganggap dirinya paling modern saat ini. Peradaban manusia saat ini telah tersungkur ke titik nadir, peradaban para penguasa rakyat dunia yang biadab tak bermoral.
Objek dan target utama perang ini adalah manusia, penghancuran manusia. Penghancuran atas sendi-sendi kemanusiaan secara umum. Penghancuran kemanusiaan dalam skala multidimensi. Apa pun ada dalam tragedi ini. Kematian massal, kelaparan, ketakutan, kehilangan segala harta benda, kehilangan harapan, dan sejuta kepahitan lainnya. Percayalah tragedi ini bukan hanya akan dirasakan secara internal rakyat Palestina, tetapi juga secara eksternal seluruh masyarakat dunia akan ikut merasakan.
Dampak internal bagi rakyat palestina selain telah menyebabkan kehilangan nyawa dan jiwa secara langsung dalam jumlah yang potensial akan menjadi luar biasa, tragedi ini juga menyebabkan kehilangan akses dan keberlangsungan kesempatan hidup bagi jutaan rakyat Palestina. Selain mengalami malapetaka dalam dimensi materi seperti kekurangan pangan yang akan menjadi ancaman kelaparan, yang tak kalah berbahayanya adalah rakyat Palestina juga akan mengalami keguncangan jiwa luar biasa.
Sebaliknya, dampak eksternal bagi masyarakat dunia dalam perspektif yang lebih positif adalah berupa bangkitnya ekspresi kemanusiaan dalam bentuk kepedulian dan tanggungjawab sosial masyarakat. Rasa kemanusiaan secara spontan dan komunal ini akan mewujud dalam bentuk solidaritas sosial yang besar.
Ibarat bah, tak kan bisa dihentikan. Ini adalah sunnah kehidupan, tabiat dan fitrah kehidupan bahwa kebenaran akan selalu muncul sebagai pemenangnya. Allah SWT, Tuhan sang penguasa alam semesta selalu menghadirkan pertolongannya di akhir waktu, di penghujung pengharapan manusia pejuang kebenaran, tepat pada saat kedzaliman berada di puncak dan tak terhentikan oleh tangan-tangan manusia beradab. Yakinilah saat ini pertolongan itu akan segera tiba. Segera datang membersamai jiwa-jiwa solider, jiwa-jiwa peduli, jiwa-jiwa pencinta kemanusiaan sejati. Selalu ada hikmah di balik tragedi.
Ini adalah hikmah positif tragedi ini. Jika solidaritas sosial dalam skala komunal dan universal ini dikelola dengan baik maka bisa menjadi modal sosial yang besar, bisa menjadi instrumen perubahan yang dahsyat. Modal sosial ini bisa menjadi sumber kekuatan pembangunan peradaban masa depan dunia yang lebih manusiawi berlandaskan moral kemanusiaan.
Pemersatu dunia masa depan adalah kemanusiaan.
Inilah dahyatnya solidaritas kemanusiaan. Solidaritas kemanusiaan adalah akhlak para utusan Tuhan, akhlak para Nabi dan Rasul. Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bisa memuliakan orang lain. Begitulah wejangan sabda Nabi. Jika rakyat sedunia bersatu dalam kemanusiaan tak akan bisa dikalahkan oleh rezim apapun.
Sebaliknya, jika tragedi kemanusiaan ini tidak segera di atasi dengan baik, maka sangat berpeluang menyebabkan kemarahan lepas kendali yang pada akhirnya akan memicu tragedi kemanusiaan lebih merata ke seluruh penjuru dunia. Resikonya adalah kita akan menuai bencana kemanusiaan yang lebih besar, lebih rumit, dan kompleks. Jika itu terjadi, gagal-lah peradaban manusia, gagal-lah misi manusia sebagai wakil Tuhan di muka bumi. Dan bersiaplah menghadapi risiko besar menghadapi kekuasaan dan kekuatan Allah SWT atas kita semua.
Siapa berani?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar